HOME
NASIONAL
DUNIA
EKSKLUSIF
KIAT
MEGAPOLITAN
GOSIP
AGENDA
PROFIL
SURAT
   CARI DATA
Image
Minggu, 19 November 2017 | 19:11:18 WIB
Image
Megapolitan  
Image
Tersangka Bentrokan FBR di Rempoa Jadi 30 Orang

Indonesia-policewatch.com:Kepolisian menangkap 32 orang yang tergabung dalam organisasi massa Forum Betawi Rempug (FBR) dalam bentrokan di Jalan Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, pada Sabtu (31/7) malam lalu. 30 Orang di antaranya telah ditingkatkan statusnya menjadi tersangka.

"Dari hasil pemeriksaan intensif, kerusuhan di Rempoa ada 32 orang diamankan, 30 dijadikan tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Nurdi Satriaji kepada wartawan di sela-sela acara pelatihan 'Perubahan Mindset Anggota Polri' di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Senin (2/8).

Nurdi mengungkapkan, dari 30 tersangka itu, 23 orang ditahan. Sementara 7 tersangka dikenakan wajib lapor. Sedangkan 2 orang lainnya yang tidak dijelaskan sebagai tersangka dilepaskan.

"Mereka dijadikan tersangka karena ada yang bawa senjata tajam, ada juga yang kita tahan karena melakukan pengrusakan pos salah satu ormas di Tanah Kusir dan pembakaran motor," jelas Nurdi.

Lebih jauh Nurdi menjelaskan, bentrokan itu bermula dari permasalahan sepele. FBR tidak terima jika benderanya yang terpasang di Rempoa diturunkan.

"Hanya karena ada penurunan bendera, ada ormas atau oknum yang tersinggung lalu melakukan sweeping. Isunya lalu berkembang katanya ormas ini memberhentikan mobil dam sempat memukul orang di dalamnya," paparnya.

Polisi sendiri telah mengetahui permasalahan tersebut, 2 hari sebelum milad FBR atau sebelum terjadinya bentrokan. "Kami dapat SMS 2 hari sebelum milad, katanya ada yang mencabut bendera ormas. Tapi kami belum pastikan ormas mana," kata Nurdi.

Sementara itu, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) FBR Hari Ibrahim saat dihubungi, Minggu (1/8) sore mengakui jika bendera FBR diturunkan di daerah Rempoa. "Waktu itu pas kebetulang usai milad, ada yang lihat bendera FBR diturunkan. Siapa yang nggak marah benderanya diturunkan seperti itu," kata Hari.

Pasca bentrokan, Polda Metro Jaya mengumpulkan ormas FBR, Pemuda Pancasila, Kembang Latar dan Forkabi. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing ormas bersepakat untuk berdamai.

"Kita berharap, setelah ada perjanjian perdamaian tidak ada lagi bentrokan," ungkapnya.

Sementara itu, sejumlah polisi masih berjaga di lokasi bentrokan. "Penjagaan ada tapi tidak penuh, karena situasi sudah kondusif," tutup Nurdi. (IPW/Dtc)
 
Megapolitan Sebelumnya :
  Komplotan Perampok Toko Emas Tebet Sudah 6 Kali Beraksi
  Polda Metro Bekuk 4 Pengedar Narkoba Jaringan Internasional
  4 dari 12 Perampok Toko Emas di Tebet Ditangkap
  5 Kapolres di Polda Metro Jaya Dimutasi
  Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Perampokan Toko Emas di Tebet
  Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Pengelola Gedung Pelni
  Ditanya Pembubaran FBR, Foke Tunggu Rekomendasi Kepolisian
  Provokator Bentrok Ormas Masih Diburu
  Tersangka Bentrokan FBR di Rempoa Jadi 30 Orang
  Polres Jaksel Berlatih Jadi Pelayan Masyarakat

Rangkuman Berita