HOME
NASIONAL
DUNIA
EKSKLUSIF
KIAT
MEGAPOLITAN
GOSIP
AGENDA
PROFIL
SURAT
   Indeks Surat
Image Image Image
Biaya Pembuatan SIM C Di Bekasi Kok Mahal, Ya?
(08-06-2005 | 16:02:32)
Image Image Image
Pembodohan Anak Bangsa
(16-07-2003 | 15:05:41)
Image Image Image
Mahasiswa di Depok Tak Ber-KTP
(23-06-2003 | 17:33:29)
Image Image Image
Jangan Percaya Harga Makanan di Ragunan
(08-06-2003 | 16:30:03)
Image Image Image
Tindak Anggota Polri Arogan
(--Kamis, 22 | ei 2003, 16:56:22 WI)
Image Image Image
Soal GAM, Pemerintah Harus Arif
(14-05-2003 | 19:50:18)
Image Image Image
Maju Terus Inul!
(--Jumat, 9 M | i 2003, 20:10:24 WIB)
Image Image Image
Pernyataan Oma Irama Tak Beralasan
(30-04-2003 | 16:31:18)
Image Image Image
Kecaman Oma Tidak Pada Tempatnya
(24-04-2003 | 16:19:45)
Image Image Image
Peron Stasiun KA Bagaikan Pasar Terbuka
(05-04-2003 | 12:33:29)
   CARI DATA
Image
Kamis, 27 Juli 2017 | 19:29:38 WIB
Image
Surat Terbuka
Image
Image
08-06-2005 | 16:02:32 WIB
Biaya Pembuatan SIM C Di Bekasi Kok Mahal, Ya?

Pada, Rabu, 13 April 2005 lalu, saya ke Polres Bekasi untuk memperpanjang surat izin mengemudi (SIM) C, yang telah habis masa berlakunya. Hal itu sudah menjadi kebiasaan saya untuk memenuhi kewajiban sebagai warga negara yang baik. Tapi saya dikecewakan polisi disana. Atas dimuatnya surat ini, saya ucapkan terima kasih. Semoga Indonesia Police Watch tetap jaya.
Image
16-07-2003 | 15:05:41 WIB
Pembodohan Anak Bangsa

DI zaman Soekarno, yang diutamakan masuk ke perguruan tinggi, adalah mereka yang encer otaknya walau dia anak seorang tukang kelapa. Di zaman putrinya berkuasa, anak tukang kelapa rasanya mustahil untuk dapat masuk ke perguruan tinggi, apalagi negeri, biarpun si anak memiliki otak jenius sekaliber Einsten. Soalnya sang bapak bukan miliarder.
Image
23-06-2003 | 17:33:29 WIB
Mahasiswa di Depok Tak Ber-KTP

Warga negara yang baik, seharusnya memiliki tanda pengenal diri berupa KTP. Yang mengherankan, ternyata banyak mahasiswa UI yang tinggal dan kos di Depok, justru tidak memiliki KTP.
Image
08-06-2003 | 16:30:03 WIB
Jangan Percaya Harga Makanan di Ragunan

Berekreasi ke Kebun Binatang Ragunan, tentulah menyenangkan. Sayangnya, ketika badan mulai penat dan ingin menikmati makanan yang dijual di sana, pengunjung harus berhati-hati. Jangan percaya pada harga makanan yang tercantum di papan menunya!
Image
--Kamis, 22 | ei 2003, 16:56:22 WI WIB
Tindak Anggota Polri Arogan

Melalui Website ini, saya ingin melaporkan bahwa pada hari Selasa tanggal 20 Mei lalu Polresta Bogor memaksa membubarkan rombongan mahasiswa, buruh, dan petani se-Jawa Barat yang tengah berunjuk rasa di pusat kota. Pertanyaan kami, pantaskah polisi melakukan tindakan paksa seperti itu? Bukankah mahasiswa dan anggota masyarakat juga yang memperjuangkan terlepasnya polisi dari belenggu TNI dan militer?
Image
14-05-2003 | 19:50:18 WIB
Soal GAM, Pemerintah Harus Arif

Pemecahan masalah GAM, memang memerlukan kearifan dari Kepala Negara. Namun, harus segera dituntaskan. Ingat pemberontakan DI/TII, yang juga ingin mendirikan negara tersendiri. Semuanya ditindak tegas oleh TNI. Mengapa GAM menjadi berlarut-larut?
Image
--Jumat, 9 M | i 2003, 20:10:24 WIB WIB
Maju Terus Inul!

Kesan paling menonjol dari sikap yang tidak adil ini adalah kekhawatiran si "raja" akan kemapanan posisinya. Ia khawatir si anak desa akan mengacak-acak lahan yang sudah lama ia pupuk. Kekhawatiran semacam itu memang sangat manusiawi, tapi jangan terlalu ah!
Image
30-04-2003 | 16:31:18 WIB
Pernyataan Oma Irama Tak Beralasan

Pernyataan Oma Irama tentang Inul, makin tak masuk akal. Bahwa dangdut akan kembali ke kelas comberan karena ulah Inul Daratista yang menyanyikan lagu dangdut dengan goyangan ngebor-nya. Sebaliknya, Inul justru mengangkat dangdut ke kelas internasional.
Image
24-04-2003 | 16:19:45 WIB
Kecaman Oma Tidak Pada Tempatnya

Inul boleh berbangga karena goyangan "bor"-nya berhasil menembus Ibukota Jakarta. Kemunculannya yang menghebohkan meroketkan namanya hingga menyusul para musisi kawakan lainnya. Namun amat disayangkan jika Raja Dangdut sekaliber Oma Irama mengecam Inul sedemikian pedasnya sehingga terkesan mencemburui kepopuleran yang sedang direguk orang lain.
Image
05-04-2003 | 12:33:29 WIB
Peron Stasiun KA Bagaikan Pasar Terbuka

Banyaknya pedagang di peron stasiun kereta api cukup mengkhawatirkan. Selain menjajakan dengan cara asongan, banyak pedagang yang menggelar dagangannya di tempat duduk sehingga membuat peron di hampir setiap stasiun layaknya pasar terbuka. Selain mengganggu kenyamanan penumpang, keselamatan orang-orang di peron, termasuk para pedagang pun terancam.
Image