HOME
NASIONAL
DUNIA
EKSKLUSIF
KIAT
MEGAPOLITAN
GOSIP
AGENDA
PROFIL
SURAT
   Indeks Surat
Image Image Image
Biaya Pembuatan SIM C Di Bekasi Kok Mahal, Ya?
(08-06-2005 | 16:02:32)
Image Image Image
Pembodohan Anak Bangsa
(16-07-2003 | 15:05:41)
Image Image Image
Mahasiswa di Depok Tak Ber-KTP
(23-06-2003 | 17:33:29)
Image Image Image
Jangan Percaya Harga Makanan di Ragunan
(08-06-2003 | 16:30:03)
Image Image Image
Tindak Anggota Polri Arogan
(--Kamis, 22 | ei 2003, 16:56:22 WI)
Image Image Image
Soal GAM, Pemerintah Harus Arif
(14-05-2003 | 19:50:18)
Image Image Image
Maju Terus Inul!
(--Jumat, 9 M | i 2003, 20:10:24 WIB)
Image Image Image
Pernyataan Oma Irama Tak Beralasan
(30-04-2003 | 16:31:18)
Image Image Image
Kecaman Oma Tidak Pada Tempatnya
(24-04-2003 | 16:19:45)
Image Image Image
Peron Stasiun KA Bagaikan Pasar Terbuka
(05-04-2003 | 12:33:29)
   CARI DATA
Image
Minggu, 19 November 2017 | 19:06:13 WIB
Image
Surat Terbuka
Image
Soal GAM, Pemerintah Harus Arif
Husni Depok Timur
Keppres Aceh menunggu tanda tangan Megawati, bunyi berita utama harian umum Suara Pembaruan, Selasa (13/5). Berita itu sangat menarik untuk dicermati.

Kami, sebagai warga masyarakat biasa, sangat menanti tindakan tegas dan penuh kearifan dari Ibu Megawati. Sebab, jika persoalan Aceh terus diulur-ulur, mungkin korban akan terus pula bertambah.

Untuk menuntaskan kasus Aceh, sebenarnya, jika pemerintah mau tegas, sudah lama selesai. Masalahnya, kalau tidak salah, tahun 1958-1962, TNI yang jumlahnya tak seberapa, sudah mendapat tantangan cukup dahsyat. Yakni terjadinya beberapa pemberontakan yang diciptakan oleh segelintir manusia karena ketidakpuasannya pada pemerintah pusat.

Mereka membentuk DI/TII di berbagai wilayah seperti di pulau Jawa, di bawah pimpinan Kartosuwiryo; di Sumatra dipimpin oleh Daud Beureuh; dan di Sulawesi Selatan dipimpin oleh Kahar Muzakkar. Semuanya bertujuan membentuk negara sendiri di luar Republik Indonesia.

Tetapi, berkat semangat juang yang ditanamkan pada jiwa setiap anggota TNI, walaupun peralatan yang ada waktu itu sangat terbatas dan dengan bantuan masyarakat sekitar, akhirnya semuanya bisa diselesaikan dalam waktu yang boleh dibilang singkat.

Jauh berbeda jika dibandingkan dengan keadaan sekarang, personel TNI dan kepolisian yang jumlahnya sudah sangat banyak, ditambah peralatannya yang lebih canggih. Mengapa keberadaan GAM yang sudah jelas merongrong kewibawaan Pemerintah sejak Presiden Soeharto, Presiden Habibie, dan Presiden Gus Dur, sulit untuk diredam.

Mudah-mudahan di bawah Ibu Megawati Soekarnoputri, semua persoalan Aceh bisa diatasi hingga tuntas.

Terimakasih.